Indonesian Forum Of Avacs Live Chat
 
IndeksCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Top posters
akahiko
 
e_mood
 
Roxas
 
M4GNUM
 
Admin
 
Jee_2_Bl@ck
 
litium
 
indoroids
 
Raja Gombal
 
SQUAL LEONHART
 
Latest topics
» pantun anak-anak
Thu Jan 05, 2012 11:48 pm by Raja Gombal

» программы для компьютра
Thu Aug 04, 2011 11:00 pm by Tamu

» vitamin fish oil benefits
Thu Aug 04, 2011 2:28 am by Tamu

» You gathered the useful information people would find interesting here.
Wed Aug 03, 2011 5:01 pm by Tamu

» the incredibles hentai comic the incredibles hentai comics
Wed Aug 03, 2011 8:44 am by Tamu

» Wellnigh as chintzy as files
Tue Aug 02, 2011 6:09 pm by Tamu

» evning primrose oil
Tue Aug 02, 2011 9:41 am by Tamu

» play casino games free
Tue Aug 02, 2011 7:14 am by Tamu

» Louis Vuitton
Mon Aug 01, 2011 8:39 pm by Tamu

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Websites
Poll
Statistics
Total 57 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah ilhamcimoy12

Total 168 kiriman artikel dari user in 114 subjects

Share | 
 

 Deteksi Virus PC dari Flash Disk

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
e_mood



Male Jumlah posting : 40
Lokasi : Central Java
Registration date : 26.01.09

PostSubyek: Deteksi Virus PC dari Flash Disk   Thu Feb 12, 2009 2:27 am

Ada tidaknya virus pada PC bisa dideteksi dengan aplikasi virus portabel yang ada di flash disk (UFD). Berguna untuk mengamankan UFD dari virus dan membasmi virus.

Komputer bisa terinfeksi virus lewat USB flash disk (UFD). Tapi, dari mana virus di UFD itu berasal. Dari komputer yang sudah terinfeksi, tentunya. Contohnya komputer-komputer di warnet-warnet. Jadi, cegah juga masuknya virus ke dalam UFD. Caranya adalah dengan memindai komputer yang hendak dicoloki UFD.
Kita bisa menjalankan antivirus yang portable—antivirus yang disimpan di UFD, tak perlu diinstal di komputer untuk bisa berjalan. Dengan antivirus itu, komputer akan dipindai. Hmm... memang, tidak butuh waktu yang sedikit, apalgi kalau komputer memiliki file yang sangat banyak. Tetapi, memang seperti itulah kenyataan dalam dunia TI—kenyamanan berbanding terbalik dengan keamanan.
Yang kita butuhkan adalah antivirus portable, seperti AntivirX, ClamWin yang bisa diunduh dari www.clamwin.com. Kita juga perlu membuat sebuah file yang jalan otomatis ketika UFD dicolok. File itu akan menjalankan antivirus yang ada di UFD. Ini mirip dengan file jalan otomatis yang sering terdapat pada CD instalasi program.
Buka Notepad dan ketikkan baris-baris perintah berikut ini.
[autorun]
Open=antivirus.exe
Action=Open Anti Virus Portable!
Icon=icon.ico
Label=Your_Name
Kalau sudah, simpan dengan nama autorun.inf. Agar tidak jadi file TXT, ubah Save as Type menjadi [All Files].
Berikut ini adalah penjelasan ringkas mengenai perintah-perintah dalam file autorun.inf tadi.
Perintah “Open” adalah perintah untuk membuka antivirus tersebut. Perintah Open diikuti dengan file yang menjalankan antivirus. Jadi, ganti “antivirus.exe” di perintah itu dengan nama file antivirus yang digunakan. Misalnya, nama file antivirusnya “antivirx.exe” maka perintah tersebut menjadi “Open=clamwin.exe”. Nah, kalau file itu berada di dalam folder lain—misalnya folder AntivirX 1.0, perintah itu berubah menjadi “Open=AntivirX 1.0-clamwin.exe”.
Perintah “Action”berguna untuk menampilkan kalimat pada kotak dialog ketika antivirus akan dijalankan. Kalimat yang mengikuti perintah ini boleh diganti dengan kata-kata lain.
Perintah “Icon” berfungsi untuk mengganti ikon standar UFD yang tampil pada Windows Explorer. Enggak ada fungsi khusus yang berkaitan dengan antivirus, ikon itu cuma mempercantik saja. Tentu saja file ikon harus ada juga di UFD. Nama file yang pada contoh “icon.ico” diganti sesuai dengan nama file ikon yang digunakan.
Terakhir, perintah “Label” berfungsi ntuk memberikan nama dari pada UFD. Sama seperti perintah “Icon”, perintah ini juga enggak ada hubungannya dengan usaha pencegahan masuknya virus.
Atribut file autorun.inf itu baiknya dibuat menjadi “Read-Only”--cuma bisa dibaca, tidak bisa diubah-ubah. Kalau tidak bisa diubah, berarti virus tidak akan bisa memodifikasi file tersebut. Caranya begini, klik kanan file itu, lalu klik [Properties]. Pada bagian Attributes, beri tanda centang pada [Read-Only].
Berikut ini adalah penggunaan UFD untuk mendeteksi virus yang ada pada komputer.
1. Masukkan UFD namun jangan membuka flash disk pada komputer. UFD belum dibuka, virus dalam komputer tidak akan masuk ke dalam flash disk atau sebaliknya.
2. Jalankan fungsi jalan otomatis dengan mengklik tombol [OK] pada kotak dialog yang muncul. Antivirus portabel yang ada pada UFD akan berjalan.
3. Scan virus pada komputer, khususnya pada C:-Windows-System32.
4. Kalau ada antivirus melaporkan adanya virus, jangan ragu, komputer itu memang bervirus.
5. Selanjutnya silakan bersihkan komputer itu. Kalau tidak, yah cabut saja buru-buru UFD yang dicolok.

Caption:
1. File autorun.inf yang akan menjalankan antivirus secara otomatis berisi baris-baris perintah seperti tampak pada gambar.
2. Ketika dijalankan, muncul sebuah pilihan dengan teks seperti yang dimasukkan pada baris perintah “Action”. Pilih itu dan klik [OK].




Artikel asli dari: Duken Marga Turnip
duken_mt@yahoo.co.id
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://mood.hexat.com
 
Deteksi Virus PC dari Flash Disk
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» kedewasaan seseorang tidak di ukur dari usia
» 3 Hal Yang Diinginkan Suami dari Istrinya
» Kepribadian dilihat dari Payudara
» Risiko Wanita yang punya Suami lebih dari Satu
» Kepribadian di lihat dari Status di Facebook

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Avacs Live Chat Indonesia :: Tip dan Trik :: Komputer-
Navigasi: